Guru di Palembang Dijambret, Ijazah Hingga Ponsel Raib

Korban bersama pihak kepolisian saat melakukan olah TKP
Korban bersama pihak kepolisian saat melakukan olah TKP

Juniartika (48) warga Jalan Seduduk Putih Kecamatan Ilir Timur 3 harus kehilangan sejumlah dokumen penting dan satu unit handphone, usai dijambret ketika hendak pulang ke rumahnya di Jalan Jenderal Sudirman.


Atas aksi tersebut, korban yang berprofesi sebagai guru ini langsung membuat laporan polisi ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, dan anggota piket SPKT, Reskrim, dan Unit Identifikasi Polrestabes Palembang pun sudah melakukan olah TKP di tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut korban saat kejadian dia dibonceng temannya dengan sepeda motor dengan tujuan hendak pulang ke rumah, lalu ketika melintas di TKP tepatnya Jalan Jenderal Sudirman, persis SMAN 3, Kecamatan IT I, Palembang.

Motor mereka dipepet seorang pelaku dengan mengendarai motor  yang langsung merampas tas sandang milik korban, sempat terjadi tarik menarik tas lantaran korban berusaha mempertahankan tasnya. Karena kalah tenaga akhirnya tas berhasil ditarik pelaku, dengan cepat pelaku langsung kabur melarikan diri.

Di dalam tas tersebut berisi satu map ijazah (SD s/d SMA, satu buah dompet warna hitam yang berisikan uang Rp. 100 ribu, SIM, KTP dan ATM, dan satu buah Handphone merk Samsung A5 warna hitam. 

Kasi Humas Polrestabes Palembang Kompol Abu Dani mengatakan laporan korban atas pidana pencurian dengan kekerasan yang dialami sudah diterima. "Unit Identifikasi bersama SPKT dan piket Reskrim Unit Pidsus telah mendatangi TKP pencurian dengan kekerasan," katanya.