Empat Lembaga Negara Kolaborasi Dalam Penanganan Permasalahan Narkoba, Terorisme, dan Korupsi 

Dialog Publik War On Drugs dengan Tema Optimalisasi Peran BNN, KPK, BNPT, dan LPSK dalam Kompleksitas Penanganan Permasalahan Narkoba, Terorisme dan Korupsi/ist
Dialog Publik War On Drugs dengan Tema Optimalisasi Peran BNN, KPK, BNPT, dan LPSK dalam Kompleksitas Penanganan Permasalahan Narkoba, Terorisme dan Korupsi/ist

Kejahatan Narkotika, Korupsi dan Terorisme merupakan extraordinari crime yang berdampak penghancuran sebuah bangsa. Kejahatan ini bersifat sistematis dan memiliki jaringan yang kuat sehingga mampu mempengaruhi siapa saja untuk terlibat didalamnya. Untuk itu perlu penguatan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan tiga kejahatan tersebut di atas.


Salah satunya dengan melakukan sinergitas antar lembaga negara diantaranya, Badan Narkotik Nasioanal (BNN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Lembaga Pelindung Saksi dan Korban (LPSK). 

Kolaborasi tersebut terjalin dalam Dialog Publik War On Drugs dengan Tema Optimalisasi Peran BNN, KPK, BNPT, dan LPSK dalam Kompleksitas Penanganan Permasalahan Narkoba, Terorisme dan Korupsi, Rabu (1/3) yang digelar di Auditorium Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK MIK mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi dari empat lembaga Negara yakni BNN, KPK, BNPT, LPSK dalam upaya upaya tindak korupsi, perlindungan saksi dan terorisme.

"Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, apalagi empat kepala lembaga Negara turun untuk mensukseskan kegiatan ini, tiga pimpinan dari empat lembaga ini membantu membentuk saya seperti ini," katanya. 

Lebih lanjut dia mengatakan kegiatan ini sangat positif, karena masalah penyalahgunaan narkoba, terorisme dan korusi ini harus diselesai secara bersama-sama. Dalam hal ini semua anak bangsa untuk bahu membahu menyelesaikan masalah tersebut. "Kita harapkan banyak hal yang kita peroleh dari kegiatan yang diadakan ini," ujarnya. 

Ditempat yang sama, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ini, apalagi kegiatan ini sangat positif diadakan. "Kita sangat mendukung kegiatan ini, apalagi narasumbernya sangat kompeten di bidangnya masing-masing," katanya.

Sementara itu, Kepala BNN RI Komjen Dr Petrus Reinhard Golose menjelaskan pihaknya bersama-sama dengan Polda Sumsel, DPRD Sumsel hingga Polda Sumsel bersama-sama menyelamatkan anak bangsa, khusunya di Sumsel.

"Saya sangat apresiasi karena kegiatan ini bisa berjalan di Mapolda Sumsel, dengan didukung oleh semua elemen. Mari kita bersama-sama perangi masalah narkotika, sehingga melahirkan anak bangsa yang lebih baik dari kita semua," ujarnya. 

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan bahwa kolaborasi ini, pihaknya sangat menyambut baik karena hal ini sama-sama ingin  mempunyai tujuan yang sama, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa hingga Indonesia bebas korupsi.

"Selain itu juga kita inginkan Indonesia bebas dari Narkoba, termasuk paham radikalisme, maka dengan begitu kita akan tatap masa depan yang cerdas dan maju," katanya.