Dua Fraksi DPRD OKU Timur Soroti Soal Kekurangan Air Bersih hingga Minimnya Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan

Raperda APBD Kabupaten OKU Timur Tahun Anggaran 2023, yang berlangsung pada Senin (21/11). (Amizon/RmolSumsel.id)
Raperda APBD Kabupaten OKU Timur Tahun Anggaran 2023, yang berlangsung pada Senin (21/11). (Amizon/RmolSumsel.id)

Dari 11 Partai Politik (Parpol) di DPRD Kabupaten OKU Timur, dua fraksi yakni PDI Perjuangan, dan Demokrat, menyampaikan pandangan umum terkait Raperda APBD Kabupaten OKU Timur Tahun Anggaran 2023.


Dalam sidang Paripurna tersebut, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya, Syamsudin  menyampaikan empat poin penting kepada Pemkab OKU Timur diantaranya, meminta kepada bupati untuk menjelaskan mengenai menjamurnya pasar malam dalam wilayah OKU Timur, yang disinyalir banyak kegiatan perjudian sehingga harus segera ditutup.

“Kemudian, mengenai penambahan anggaran untuk Satpol PP bagian Damkar untuk membeli armada mobil Damkar khususnya di Kecamatan Cempaka,” ujarnya, Senin (21/11).

Kemudian Fraksi Demokrat, dari 15 poin saran dan pendapat yang mayoritas mengenai pembangunan akses jalan, terdapat tiga usulan selain akses jalan yakni pengadaan air bersih melalui jaringan PDAM Way Komering untuk warga Desa Margo Mulyo, Karang Manik dan Sri Bantolo.

“Fraksi Partai Demokrat juga mengusulkan kepada bupati untuk mengutamakan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan baik itu bangunan sekolah maupun mebelernya,” ungkap Jubir Fraksi Partai Demokrat DPRD OKU Timur, Maredon Danu Saputra.

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan untuk pengadaan alat-alat rumah sakit yang ada di Kabupaten OKU Timur.

“Sarana operasi dan prasarana kesehatan penunjang lainnya untuk RS di OKU Timur, kami usulkan untuk dilengkapi,”ujarnya.