Deteksi Anggota Konsumsi Narkoba, Propam Polda Sumsel Lakukan Tes Urine Dadakan

Anggota Dit Narkoba dan Yanma Polda Sumsel mengikuti tes urine dadakan yang dilakukan Bid Propam untuk mendeteksi anggota kepolisian yang mengonsumsi narkoba, Rabu (26/1). (Ist/rmolsumsel.id)
Anggota Dit Narkoba dan Yanma Polda Sumsel mengikuti tes urine dadakan yang dilakukan Bid Propam untuk mendeteksi anggota kepolisian yang mengonsumsi narkoba, Rabu (26/1). (Ist/rmolsumsel.id)

Tak hanya memberantas peredaran narkoba di masyarakat, upaya menekan penyalahgunaan narkoba juga dilakukan Polda Sumatera Selatan dengan membersihkan institusinya. Puluhan anggota polisi mengikuti tes urine dadakan saat hendak masuk kerja, Rabu pagi (26/1).


Tes urine dadakan dilakukan terhadap personel Direktorat Narkoba dan Personel Yanma Polda Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Profesi Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sumsel, Kombes Agus Halimudin mengatakan, pihaknya hingga kini terus berupaya untuk meminimalisir penyalahgunaan narkoba di kalangan Personel Polda Sumsel.

“Tes urine ini melibatkan dari Nakes Biddokes Polda Sumsel serta Kasatker yang kita laksanakan tes urine,” kata Alumni Akabri 1994 ini di halaman Poliklinik Mapolda Sumsel, Rabu (26/1).

Menurut Agus, tes urine dadakan ini juga menindaklanjuti program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yakni Polri Presisi (prediktif, responsibilitas, transparasi, dan berkeadilan).

“Giat tes urine secara mendadak ini bertujuan agar anggota tidak sama sekali mengetahui jadwal dan proses dilakukan tes urine,” tutur Agus.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengatakan, tes urine yang dilakukan pagi tadi diikuti 67 orang anggota Dit Narkoba dan 12 personel Yanma Polda Sumsel.

“Tes ini untuk mengetahui apakah ada anggota dari jajaran Polda Sumsel yang menggunakan narkoba,” ujarnya.

Supriadi menerangkan, kegiatan ini tanpa ada persiapan apapun, murni dadakan dan anggota yang di tes urine dipilih secara acak.

“Ini kita gelar tanpa persiapan, secara mendadak dan acak. Kita tidak menentukan jadwalnya kapan hari dan waktunya. Jadi langsung kita lakukan tes urine sehingga anggota tidak memiliki persiapan apapun saat dilakukan tes urine,” terangnya.

“Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” imbuhnya.