Cughup Mentiring, Surga Tersembunyi di Kabupaten Lahat

Air terjun di Desa Padang Lengkuas. (ist/rmolsumsel.id)
Air terjun di Desa Padang Lengkuas. (ist/rmolsumsel.id)

Kabupaten Lahat memiliki pesona keindahan alam yang sangat menakjubkan. Sejumlah lokasi wisata telah dikenal masyarakat luas. Sebut saja, Sungai Lematang, Bukit Serelo, Bukit Besar, Air Terjun Buluh dan beberapa lokasi lainnya.


Namun, ada juga beberapa lokasi yang belum begitu dikenal. Namun memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Lokasi ini kerap disebut sebagai surga tersembunyi yang ada di wilayah tersebut. Salah satunya Cughup (air terjun) Mentiring yang berada di Desa Padang Lengkuas.

Desa yang terletak di jalan lintas Sumatera Lahat – Muara Enim ini berjarak sekitar 3,5 km dari pusat pemerintahan Pemkab Lahat atau perjalanan 10 menit. Sepintas kita tidak akan percaya bahwa di Desa Padang Lengkuas Kecamatan Lahat terdapat air terjun atau cughup karena desa yang berada di jalan lintas Sumatera dan sungai Lematang ini berupa daerah dataran rendah.

Desa ini memiliki luas wilayah sekitar 2.000 ha dengan luas pemukinan sekitar 4 ha dan sisanya berupa perkebunan dan persawahan. Desa ini berpenduduk sekitar 750 jiwa.

Untuk menuju lokasi air terjun ini, pengunjung harus menyeberangi jembatan gantung di Sungai Lematang kemudian melintasi jalan setapak dengan pemandangan kebun karet, kebun pisang, kebun kopi dan persawahan. Pemandangan padi nan menguning dan belasan ibu-ibu memanen padi dengan alat tradisional tersaji di sepanjang perjalanan.

“Sekitar perjalanan 15 menit kami memasuki jalan yang baru dibuka dengan lebar sekitar 10 meter. Jalan ini masih berupa jalan tanah yang nantinya menghubungkan Jembatan Lematang 2 yang saat ini masih dalam kontruksi pembangunan ke wilayah Lahat Selatan dan rencana pembangunan komplek Perkantoran Pemkab Lahat yang baru,” kata Staf Khusus Bupati Lahat Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mario Andramartik, Sabtu (12/2).

Lalu tepat di ujung jalan tanah tersebut, perjalanan disambung dengan berjalan kaki sekitar 5 menit atau sekitar 200 meter. Cughup yang berada di aliran sungai Gambir ini mempunyai ketinggian sekitar 10 meter dengan lebar sekitar 5 meter dengan kondisi masih dipenuhi semak belukar dan bebatuan yang besar di bawah cughup. Cughup ini disebut Cughup Mentiring dengan airnya yang jernih. Selain keindahan cughup di area ini juga dapat melihat bentang alam yang luas bak bentangan permadani hijau dengan Bukit Serelo.

“Area di atas cughup Mentiring dengan kontur tanah yang datar sangat layak untuk dijadikan camping ground atau lokasi berkemah. Maka kawasan yang hanya berjarak sekitar 2 km dari desa Padang Lengkuas atau dari Jembatan Lematang 2 sangat layak untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam,” katanya.

Tak jauh dari lokasi Cughup Mentiring, terdapat air terjun lain. Cughup dengan airnya nan bersih dan jernih ini disebut sebagai Cughup Geringsing. Dengan ketinggian hanya 5 meter dan bentang cughup hingga 25 meter dan air yang jatuh membentuk undakan sehingga cughup ini terlihat lebih indah.

“Kedepannya, kita akan usulkan untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata ini,” tandasnya.