Capaian Vaksin Booster di Sumsel Baru 18,39 Persen

Ilustrasi vaksin booster. (Istimewa/net)
Ilustrasi vaksin booster. (Istimewa/net)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel mencatat hingga saat ini capaian vaksin booster masih 18,39 persen dari target 7,2 juta. Capaian tersebut dinilai masih belum terlalu baik.


Demikian diakui oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Fery Yanuar, Senin (25/7).

"Capaian ini belum terlalu baik, tapi kami akan terus mengejarnya," katanya.

Dia mengatakan, vaksinasi booster ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh, termasuk saat dinyatakan positif Covid-19. Mengingat, vaksin dapat melawan virus agar penderitanya tidak berat merasakannya. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga mereka dapat tergerak untuk melakukan vaksinasi booster.

Fery menambahkan, saat ini capaian booster di Sumsel baru 18.39 persen atau sebanyak 1.003.520 orang. Sementara dosis pertama, sebanyak 84,11 persen atau 6.058.241 orang. Sedangkan, untuk dosis kedua sebanyak 67,29 persen atau 4.846.814 orang. 

"Kami harap ada regulasi seperti saat lebaran yang lalu, yang dijadikan sebagai syarat pemudik saat melakukan perjalanan," terangnya.

Sejauh ini, kondisi Covid-19 di Sumsel banyak dipengaruhi varian baru seperti BA4 dan BA5. Meski demikian, jumlah tersebut belum mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan kasus Omicron sebelumnya. Bahkan, tidak lebih dari 30 persen dari kasus Omicron.

"Gejalanya juga ringan, ini terbukti dari tingkat keterisian rumah sakit yang masih rendah," ujarnya.

Terkait rencana pemerintah berencana untuk melakukan vaksinasi booster kedua, dia mengaku belum mendapatkan informasi tersebut. Namun, menurutnya hal ini sesuai dengan rekomendasi dan berdasarkan perhitungan serta pandangan para ahli karena 

masa aktif antibodi setelah enam tahun bakal menurun dan berkurang.

"Kami belum mendapat informasinya, tapi jika memang ada maka kami siap mengikuti aturan dari pusat," pungkasnya.

Berikut capaian vaksinasi booster di Sumsel;

  • Banyuasin : 72.559  (113,51 persen) 
  • Muratara : 33.482 (28,02 persen)
  • Palembang : 276.305 (25,37 persen) 
  • Prabumulih : 28.590 (24,04 persen)
  • Muba : 74.250 (19,16 persen)
  • OKUS : 51.561 (19,13 persen)
  • OKI 91.966 (18,47 persen)
  • Lahat : 50.387 (18,22 persen)
  • Pagar Alam 16.534 (17,61 persen)
  • Pali 20.942 (17,60 persen)
  • Lubuk Linggau 25.639 (17,38 persen)
  • Mura : 39.831 (15,59 persen)
  • OKU Timur : 65.187 (15,19 persen)
  • Empat Lawang 33.599 (14,73 persen)
  • OKU : 33.897 (14,55 persen)
  • Muara Enim : 53.353 (13,67 persen)
  • OI : 35.438 (13,43 persen).