Bobol ATM Kesiangan, Pelaku Kabur Tinggalkan Mobil dan Mesin di TKP  

Polisi tengah melakukan olah TKP di lokasi tempat mesin ATM BRI yang dibobol di Jalan Yos Sudarso. (ist/rmolsumsel.id)
Polisi tengah melakukan olah TKP di lokasi tempat mesin ATM BRI yang dibobol di Jalan Yos Sudarso. (ist/rmolsumsel.id)

Polisi masih memburu para pelaku yang membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di Jalan Yos Sudarso, depan kantor Pengadilan Agama Kota Lubuklinggau yang terjadi, Minggu (14/8) sekitar pukul 03.00 WIB.


"Untuk sementara ini kita masih mengejar para pelaku," kata Wakapolres Lubuklinggau, Kompol MP Nasution.

Dia menjelaskan, identitas pelaku sudah ada yang dikantongi. Namun masih dilakukan penyelidikan. 

"Ada lah identitasnya kita kantongi. Tapi kita masih melakukan penyelidikan. Jadi untuk sementara perkembangan yang ada, kita lagi mengembangkan," jelasnya.

Menurut Wakapolres, mudah-mudahan dalam waktu dekat pelakunya bisa ditangkap. "(Uang tidak ada yang hilang) kalau sementara belum ada hasil pengecekan. Tapi belum di cek betul berapa jumlahnya di ATM," bebernya. 

Berdasarkan hasil pengecekan pihaknya dari video yang beredar, pelaku kemungkinan berjumlah empat orang. Dan kondisi CCTV dilokasi menyala.

"Kalau kita lihat betul yang terjelas di video itu kan tiga. Kemungkinan empat," timpalnya.

Wakapolres menduga, aksi bobol mesin ATM yang dilakukan para pelaku diduga kesiangan. Sehingga meninggalkan satu unit mobil taft warna hita di jalan dekat lokasi. Dan diduga mobik yang dipakai tersebut biasanya untuj angkut sawit.

"Untuk mobil kita turunkan lantas untik ngecek, mengidentifikasi kepemilikan. Dari situ bisa dilihat. Mobil diduga merupakan mobik untuk ngangku sawit dan untuk bodinya baru di restorasi," terangnya.

Pasca kejadian, lokasi ATM di pasang garis police line. 

Sementara itu peristiwa pembobolan mesin ATM tersebut menyorot perhatian masyarakat kota Lubuklinggau. Sebab pelaku yang diduga berjumlah empat orang itu membobol mesin ATM dengan cara menariknua menggunakan mobil taft BG 1298 AR hingga jebol. Dan ditarik hingga ke tepi jalan.

Namun karena aksi pelaku kesiangan, mesin ATM yang sudah ditarik ditinggal begitu saja di jalan. Termasuk mobil milik pelaku juga ditinggal. Sehingga para pelaku belum sempat mendapatkan uang dari mesin ATM tersebut.

Aksi para pelaku sempat melihat kawanan pelaku beraksi setelah mendengar suara yang begitu keras. Namun warga tidak berani mendekat khawatir pelaku membawa senpi. Bahkan seorang warga sempat merekam aksi pelaku dan di share ke media sosial.