BLT Migor Cair, Ratusan Warga Palembang Padati Kantos Pos hingga Rela Berdesakan

Ratusan warga Palembang penerima Bantuan LangsungTunai (BLT) minyak goreng memadati Kantor Pos yang berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang/Foto: Humaidy Kennedy
Ratusan warga Palembang penerima Bantuan LangsungTunai (BLT) minyak goreng memadati Kantor Pos yang berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang/Foto: Humaidy Kennedy

Ratusan warga Palembang penerima Bantuan LangsungTunai (BLT) minyak goreng memadati Kantor Pos yang berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang. Antrean warga tersebut membludak sejak pagi terjadi desak-desakan antar warga.


Berdasarkan pantauan Kantor Berita Rmol Sumsel, ratusan warga yang didominasi oleh ibu-ibu tersebut mengantre di bawah tenda yang telah disiapkan. 

Salah satu warga, Desi mengatakan dirinya sudah mengantre sejak pukul 14.00 siang untuk mendapatkan BLT minyak goreng tersebut.

"Tidak lama dari hujan selesai langsung kesini, tapi antreannya sudah panjang," katanya ketika dibincangi, Jumat (15/4).

Desi mengaku, dirinya mengetahui sebagai penerima BLT minyak goreng tersebut dari surat yang diberikan oleh RT. Lalu dirinya juga diminta untuk datang ke Kantor Pos sambil membawa KTP dan KK.

Adapun bantuan yang didapat kali ini berupa uang tuna sebesar Rp500 ribu untuk setiap penerima. Meliputi Rp300 ribu sebagai bantuan BLT minyak goreng dan Rp200 ribu sisanya merupakan bantuan beras atau sembako.

"Sangat terbantu, karena mengingat sekarang kan harga bahan pokok naik semua, jadi dari duit inilah untuk digunakan sebagai belanja bahan pokok untuk lebaran," ungkapnya.

Hingga berita ini dinaikan, ratusan warga tersebut masih antre dan berdesakan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Pusat tersebut.

Bahkan salah satu petugas Kantor Pos mengatakan kemungkinan pembagian BLT minyak goreng tersebut akan dilakukan hingga malam. Mengingat, intruksi Presiden Joko Widodo yang memerintahkan harus selesai secepatnya.