Berkas Dilimpahkan JPU ke Pengadilan, Alex Noerdin dan Muddai Madang Segera Jalani Sidang

JPU Kejati Sumsel melimpahkan berkas Alex Noerdin dan Muddai Madang besarta dua tersangka lain ke Pengadilan Tipikor Palembang. (Yosep Indra Praja/Emil Sumsel.id).
JPU Kejati Sumsel melimpahkan berkas Alex Noerdin dan Muddai Madang besarta dua tersangka lain ke Pengadilan Tipikor Palembang. (Yosep Indra Praja/Emil Sumsel.id).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel melimpahkan berkas tersangka Alex Noerdin dan Muddai Madang ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang, Rabu (26/1/2022).


Adapun berkas yang dilimpahkan JPU tersebut yakni terdiri dari berkas kasus dugaan korupsi di PDPDE dan kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang. 

Dengan dilakukannya pelimpahan berkas tersebut, Alex Noerdin yang merupakan mantan Gubernur Sumsel periode 2008-2018 dan Muddai Madang yang merupakan mantan Ketua KONI Sumsel dalam waktu dekat menjalani persidangan. 

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, JPU juga melimpahkan berkas perkara dua tersangka dugaan kasus korupsi PDPDE Sumsel lainnya, yakni tersangka Caca Isa Saleh S selaku Direktur Utama PDPDE Sumatera Selatan periode 2008, dan A Yaniarsyah Hasan selaku Direktur PT DKLN periode 2009.

Berkas perkara para tersangka diterima oleh Panitera Muda Tipikor Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang, Cecep Sudrajat SH MH. 

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan, S.H., M.H didampingi Kasi Penuntutan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) M Naimullah, S.H., M.H mengatakan, dalam pelimpahan berkas perkara tersebut untuk tersangka Alex Noerdin dan Muddai Madang dakwaannya digabungkan menjadi satu yakni untuk perkara dugaan korupsi Masjid Sriwijaya dan juga PDPDE Sumsel.

Sedangkan untuk Caca Isa Saleh S dan A Yaniarsyah Hasan tersangka dugaan kasus korupsi PDPDE Sumsel masing-masing satu dakwan.

"Hari ini kita telah melimpahkan dakwaan dan berkas perkara para tersangka. Dengan telah dilimpahkan dakwaan dan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor, maka para tersangka segera disidangkan, tinggal menunggu jadwal sidang yang nantinya akan ditetapkan oleh Majelis Hakim," pungkasnya.

Untuk diketahui, Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana PDPDE Sumsel dan dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya, saat itu Alex Noerdin menjabat sebagai Gubernur Sumsel. 

Sedangkan Muddai Madang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana PDPDE yang saat itu menjabat sebagai Direktur PT DKLN yang juga merangkap sebagai Komisaris Utama PT PDPDE Gas serta menjabat Direktur PT PDPDE Gas. Di kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya, Muddai Madang menjabat sebagai Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya.