Belasan Tungku Penyulingan Minyak Ilegal di Sanga Desa Muba Dibongkar Mandiri 

Pembongkaran tempat penyulingan minyak ilegal. (ist/rmolsumsel.id)
Pembongkaran tempat penyulingan minyak ilegal. (ist/rmolsumsel.id)

Polda Sumatera Selatan berhasil menutup 19 kilang penyulingan minyak ilegal melalui pendekatan persuasif. 


Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Sanga Desa, Iptu Nirwan Haryadi SH, dan anggotanya, yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 20 Maret.

Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo, melalui Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Imam Safi’i Sik menyatakan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mengajak masyarakat meninggalkan kegiatan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan. 

"Kami tidak akan berhenti melakukan upaya persuasif dan penegakan hukum untuk menertibkan kegiatan ilegal ini," ujar AKBP Imam Safi’i.

Berhasilnya operasi ini terlihat ketika 17 pemilik kilang memilih untuk secara sukarela membongkar tempat penyulingan mereka. 

"Ini adalah hasil yang sangat positif, dan kami berharap ini menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengikuti langkah serupa," tambah AKBP Imam Safi’i.

Polda Sumsel menegaskan bahwa upaya persuasif akan terus dilakukan, bersamaan dengan tindakan penegakan hukum bagi mereka yang mengabaikan himbauan kepolisian. 

"Kami mengimbau kepada pemilik dan pekerja kilang untuk tidak lagi melakukan aktivitas penyulingan minyak ilegal dan beralih ke usaha yang legal," tegasnya.