4 Hari Pasca Meledak, Api Masih Berkobar di Sumur Minyak Ilegal di Muba

Api masih berkobar di salah satu Sumur minyak yang meledak di Dusun V Desa Keban 1 Kecamatan Sangat Desa, Muba, pada Senin (11/10) lalu/ist
Api masih berkobar di salah satu Sumur minyak yang meledak di Dusun V Desa Keban 1 Kecamatan Sangat Desa, Muba, pada Senin (11/10) lalu/ist

Pasca meledak empat hari lalu, api masih berkobar di salah satu sumur minyak ilegal di Dusun V Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 


Dalam peristiwa yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB, Senin (11/10/2021) itu, sebanyak tiga sumur minyak ilegal terbakar dan menimbulkan ledakan hebat. Dua sumur minyak berhasil dipadamkan, sedangkan satu lainnya masih mengeluarkan api karena adanya semburan gas yang besar. 

"Hingga saat ini api masih menyala di salah satu sumur karena adanya gas dan minyak yang keluar dari dalam sumur," ujar Kapolres Muba, Alamsyah Pelupessy. 

Proses pemadaman, kata dia terus dilakukan, dimana pihaknya telah meminta bantuan dari Pertamina. "Tekanan gasnya sangat tinggi, butuh orang profesional dan alat canggih, kita sudah koordinasi dengan Pertamina, mudah-mudahan cepat dipadamkan," kata dia. 

Agar situasi tempat kejadian tetap kondusif, Alamsyah menuturkan, pihaknya menyiagakan personil untuk berjaga dilokasi kebakaran. "Kita juga sudah menetapkan operator excavator berinsial NE sebagai tersangka. Karena kejadian itu berawal dari aktivitas tersangka dilokasi," jelas dia. 

Dalam kesempatan itu, Alamsyah juga menegaskan, peristiwa terbakarnya tiga sumur minyak ilegal tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Pernyataan itu untuk membantah isu yang berkembang terkait adanya korban jiwa. 

"Saya tegaskan, setelah melakukan penyelidikan, tidak ada korban jiwa saat kejadian tersebut. Hanya ada satu orang yakni NE yang mengalami luka bakar pada tangan dan leher. Jadi, tidak ada korban jiwa," pungkasnya.