23 Adegan Diperagakan dalam Rekontruksi Duel Maut di Palembang

Tersangka Ridho saat memperagakan aksi pembacokannya dalam rekontruksi di Mapolrestabes Palembang. (Istimewa/rmolsumsel.id)
Tersangka Ridho saat memperagakan aksi pembacokannya dalam rekontruksi di Mapolrestabes Palembang. (Istimewa/rmolsumsel.id)

Penyidik Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang menggelar rekontruksi kasus duel maut, antara tersangka M Ridho Yoda Dayona (28) dan korbannya M Husni (36) di Mapolrestabes Palembang, Jumat (14/1). Sebanyak 23 adegan diperagakan dalam rekontruksi tersebut.


Adegan pertama dimulai saat pertemuan tersangka Ridho dan korbannya, yang diperankan oleh petugas dari Polrestabes Palembang. Kemudian, tersangka bertanya terkait uang sebesar Rp500 ribu yang dipinjam oleh korban. Hingga terjadilah cekcok mulut dan diakhir adegan, tersangka berduel dengan korban dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kanit Ranmor Polrestabes Palembang, Iptu Irsan Ismail mengatakan kasus pembunuhan ini terjadi di Jalan Ahmad Yani, Lorong Karet, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang pada Jumat (3/12). Rekontruksi ini dilakukan untuk mengetahui kronologi hingga perlengkapan berkas.

"Ada 23 adegan dalam rekonstruksi ini, dan menghadirkan langsung pelaku serta saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP)," katanya.

Menurutnya rekonstruksi ini penting digelar untuk melihat kepastian pelaku saat menghabisi nyawa korban dengan cara membacok menggunakan sajam. Dimana, motifnya yaitu utang piutang. "Rekontruksi ini sengaja digelar di Mapolrestabes Palembang untuk menghindari hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.