Mahasiswa Menyebut Jokowi-Amin Gagal

Aksi unjuk rasa mahasiswa tolak UU Cipta Kerja di area patung kuda / net
Aksi unjuk rasa mahasiswa tolak UU Cipta Kerja di area patung kuda / net

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA Persis) menggelar demonstrasi menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) di area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (28/10).


Dalam aksinya, mahasiswa membawa balon udara yang di bawahnya tergantungkan sebuah spanduk. Dalam spanduk tersebut, HIMA Persis menilai pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin gagal selama memimpin Indonesia.

"Jokowi-Amin gagal," tulis spanduk yang dikaitkan di balon udara yang dibawa HIMA Persis saat aksi.

HIMA Persis juga turut membawa spanduk yang berisikan tujuh tuntunan kepada pemerintah Jokowi-Maruf. Dalam sebuah poin, organisasi tersebut meminta Jokowi mengaluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) yang bisa membatalkan UU Ciptaker.

"Keluarkan Perppu, cabut Omnibus Law (UU Ciptaker)," tulis tuntutan aksi HIMA Persis. Dalam poin tuntutan berikutnya, HIMA Persis meminta Presiden Jokowi bisa menegakkan hukum dan tuntaskan kasus Hak Asasi Manusia (HAM).

Poin berikutnya, HIMA Persis meminta Presiden Jokowi bisa menyetop oligarki politik, menghentikan kapitalisasi sumber daya alam di Indonesia, dan menyelesaikan tindakan represif aparat.

Selain itu, HIMA Persis juga menuntut Presiden Jokowi menghapuskan kapitalisasi pendidikan dan mendesak pemerintah fokus menangani Covid-19. "Kondisi buruh yang tertindas dan ekonomi yang sulit ialah buntut kerja pimpinan yang zalim dan gagal memimpin bangsa," tegas seorang orator HIMA Persis di lokasi aksi.