Pangdam II Ingatkan Prajurit TNI Netral di Pilkada

Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi mengadakan rapat koordinasi terkait pelaksanaan pengamanan pemilihan kepala daerah yang berlangsung di seluruh wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Jumat (23/10/2020).


Di hadapan Kasdam, Irdam, para Asisten Kasdam, Para Kabalakdam, Para Danrem dan para komandan kodim serta Batalyon yang berada dibawah komandonya Pangdam menyampaikan beberapa pointer yang perlu dilaksanakan dan diantisipasi seluruh Komandan satuan di wilayah yang melaksanakan pesta demokrasi.

Diantaranya mewaspadai perkembangan suhu politik yang akan meragukan netralitas TNI terkait adanya calon peserta Pilkada yang berasal dari purnawirawan TNI. 

Pangdam II menegaskan, prajurit TNI tidak mempunyai hak politik terutama tidak berpolitik praktis dan tidak memilih dalam Pemilu maupun Pilkada. Jenderal bintang dua ini mengingatkan agar seluruh satuan dan prajurit jajaran Kodam II/Sriwijaya tidak memberikan fasilitas baik berupa tempat maupun sarana yang dimiliki oleh TNI AD kepada pasangan calon Pilkada untuk digunakan sebagai sarana kampanye.

Selain itu prajurit TNI juga dilarang mendukung salah satu pasangan calon. TNI tetap bersikap netral pada Pilkada serentak 2020 dengan melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap seluruh prajurit TNI serta memberikan tindakan tegas terhadap anggota yang nyata-nyata tidak netral dan memihak salah satu kontestan pada saat pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

Pihaknya juga mendukung perbantuan kepada Polri, Pemerintah Daerah, KPU dan Bawaslu guna kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, pelihara dan tingkatkan hubungan yang harmonis dengan seluruh komponen bangsa guna menciptakan kondisi wilayah yang aman, damai dan kondusif, serta yang terakhir yaitu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, semangat tulus dan ikhlas dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan serta menerapkan protokol kesehatan covid 19. 

Pangdam II/Sriwijaya menekankan agar semua para Komandan satuan mempunyai antisipasi yang terbaik dan cara-cara bertindak yang terpilih untuk melaksanakan tindakan-tindakan preventif apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.